Posted by: zudin | June 3, 2009

Sebab-sebab Keberkahan Rezeki

الحَمْدُ للهِ الذِي تكفَّلَ بأرزاقِ جميعِ الكائناتِ، وفتحَ لكسبِ الرزقِ أبوابًا ، وجعلَ لحلولِ البركةِ فيهِ أسبابًا ، وأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَريكَ لَهُ القائلُ :]وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا [ (هود : 6) وأشْهَدُ أَنَّ سيدَنَا مُحَمَّدًا عبدُ اللهِ ورسولُهُ القائلُ:«أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ ، فَإِنَّ نَفْساً لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِىَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا ، فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ، خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ»( ) اللهمَّ صلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا محمدٍ وعلَى آلِهِ وأصحابِهِ والتابعينَ وتابعِيهِمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدينِ .

أمَّا بعدُ : فأوصيكُمْ عبادَ اللهِ ونفسِي بتقوَى اللهِ عزَّ وجلَّ فِي السرِّ والعلنِ ، فإنَّهَا وصيةُ اللهِ للأولينَ والآخرينَ ، قالَ تعالَى :]وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجاًّ * وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ[ الطلاق :2 - 3

Sesungguhnya jika Allah swt menginginkan kebaikan bagi hamba-Nya maka Ia akan memberikan keberkahan dalam rezeki hamba-Nya. Allah akan bukakan berbagai pintu bagi hambanya; diantara sebab-sebab keberkahan dalam rezeki adalah sebagai berikut :

1. Takwa kepada Allah SWT

و]َلَوْ أَنَّ أَهْلَ القُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ[ الأعراف : 96

Artinya : "Dan kalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa sungguh akan kami bukakan pintu keberkahan untuk mereka dari langit dan bumi" (Al-a'raf: 96)

2. Doa dan istighfar

]وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ [ غافر : 60

"Dan Tuhanmu berkata: berdoalah kepadaKu, Aku akan mengabulkan doamu" (QS: Ghafir: 60)

قالَ تعالَى علَى لسانِ نوحٍ عليهِ السلامُ :] فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّاراً * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَاراً * وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَاراً [ نوح :10 – 12

Allah berfirman melalui lisan Nuh as : "Maka aku katakan kepada mereka mohonlah ampun kepada tuhanmu, sesungguhnya Dia maha pengampun, niscya Ia akan mengirimkan hujan yang lebat kepadamu, dan memperbanyak harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebundan mengadakan pula untukmu sungai-sungai." (Nuh: 10-12)

:« مَنْ لَزِمَ الاِسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُوقَالَ رَسُولُ اللَّهِ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجاً ، وَمِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجاً ، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ » أبو داود : 1518 .

"Barang siapa yang senantiasa beristighfar, Allah akan menjadikan dari setiap kesempitannya jalan keluar, dan dari setiap kesusahannya kemudahan dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka" (HR. Abu Dawud)

3. Mengambil sebab, sempurna dalam bekerja dan mencari yang halal.

قالَ اللهُ تعالَى :] هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأَرْضَ ذَلُولاً فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِن رِّزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ [ الملك: 15

"Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjuruhnya dan makanlah dari segala rezki-Nya dan kepada-Nya-lah kamu (kembali) setelah dibangkitkan." (Al-Mulk: 15)

4. Jujur dan meninggalkan kecurangan

:« الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ يَتَفَرَّقَا ، فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَذَبَا وَكَتَمَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا » متفق عليه .

“Penjual dan pembeli keduanya bebas memilih selagi keduanya belum berpisah. Maka jika keduanya jujur dan saling menjelaskan dengan benar, maka akan diberkahi pada bisnis keduanya. Namun jika menyembunyikan cacat dan dusta, maka terhapuslah keberkahan jual beli tersebut. (HR. Bukhari – Muslim)

5. Menjalin silaturrahim

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ (رواه البخاري)

Dari Anas bin Malik ra bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang berkeinginan agar rizkinya dilapangkan dan nama baiknya di kekalkan, maka hendaknya ia menyambung tali persaudaraannya.” (HR. Bukhari)

6. Berbuat baik kepada orang lemah dan gemar membantu mereka

:«ابْغُونِى الضُّعَفَاءَ( ) فَإِنَّمَا تُرْزَقُونَ وَتُنْصَرُونَ بِضُعَفَائِكُمْ»قَالَ رَسُولُ اللَّهِ أبو داود

Rosulullah bersabda: Pintalah kepadaku orang-orang lemah, sesungguhnya kalian diberi rezki dengan orang-orang lemah divantara kalian. (HR. Abu Dawud)

:«مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِقَالَ رَسُولُ اللَّهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقاً خَلَفاً ، وَيَقُولُ الآخَرُ : » متفق عليه .

Rosulullah bersabda: Tidaklah setiap hari ketika seorang hamba memasuki waktu paginya, kecuali ada dua malaikat yang turun, maka berkata salah seorang dari keduanya: " Salah satunya mengatakan: "Ya Allah, berikanlah pengganti kepada orang yang dermawan." Dan Malaikat yang lain berkata: "Ya Allah, berikanlah kerusakan kepada orang yang kikir". (HR. Bukhori- Muslim)

وفِي الحديثِ القدسيِّ الجليلِ :« قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ» متفق عليه .

Di dalam hadist Qudsi Allah berfirman : "Berinfaklah kamu, maka Aku akan berifak kepadamu" (HR. Bukhori- Muslim)

7. Selalu bersyukur atas segala yang Allah berikan

قالَ اللهُ سبحانَهُ وتعالَى :] وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ [ إبراهيم : 7

Allah berfirman: “Dan ingatlah ketika tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur maka aku akan tambahkan nikmatmu kepadamu.” (QS. Ibrahim : 7)

:« مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِى مِنْقال نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ. فَقَدْ أَدَّى شُكْرَ يَوْمِهِ وَمَنْ قَالَ مِثْلَ ذَلِكَ حِينَ يُمْسِى فَقَدْ أَدَّى شُكْرَ لَيْلَتِهِ» أبو داود

Rosulullah bersabda : “Barangsiapa yang ketika pagi membaca zikir di atas sungguh telah menunaikan kesyukuran harinya, barangsiapa seperti itu juga pada sore harinya telah menunaikan kesyukuran pada malamnya. (HR. Abu Dawud)

:«اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ … شُكْرَ نِعْمَتِكَ وَحُسْنَ عِبَادَتِكَ»وكانَ مِنْ دعاءِ النبيِّ الترمذي : 3407

Dan Rosulullah membaca dalam doanya: “Ya Allah aku memohon kepadamu untuk mensyukuri nikmatmu dan benar dalam beribadah kepadamu.” (HR. Tirmizi)

8. Qona’ah (merasa cukup) dan tidak tamak

قالَ لهُ :«يَا حَكِيمُ إِنَّ هَذَاعنْ حكيمِ بنِ حزامٍ : أنَّ النبيَّ الْمَالَ خَضِرَةٌ حُلْوَةٌ ، فَمَنْ أَخَذَهُ بِطِيبِ نَفْسٍ بُورِكَ لَهُ فِيهِ ، وَمَنْ أَخَذَهُ بِإِشْرَافِ نَفْسٍ لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ ، وَكَانَ كَالَّذِى يَأْكُلُ وَلاَ يَشْبَعُ» متفق عليه

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepada shahabatnya Hakim bin Hizaam: “Wahai Hakim! Sesungguhnya harta ini indah dan manis, maka barang siapa yang mengambilnya dengan jiwa yang baik, niscaya mendapat keberkahan, dan barang siapa yang mengambilnya dengan jiwa yang tamak, niscaya tidak mendapat keberkahan, dan ia seperti orang yang makan tetapi tidak pernah kenyang, dan tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah . (HR. Bukhori-Muslim)


Responses

  1. Ass. Pak saya alumni LIPIA Jakarta,sekarang saya kuliyah di STMIK Jurusan MI,Bagi saya ini alah dunia baru,karena selama ini saya bergelut di dunia kepesantrenan.
    Ada satu permintaan saya,yaitu minta agar dikirim ke alamat e-mail saya makalah tentang kebijakan Fiskal.Syukron

  2. waalaikum salam…
    Mas Asep… kalau bisa, tolong kirim surat permohonan melalui email secara japri, kebijakan fiskal yang mana, karena cukup banyak aspek, insya Allah saya bantu….

    terima kasih

  3. asww.senang bs shilaturrahim dgn pak izzuddin. berkenan kiranya jika ada artikel ekonomi syariah yg menarik untuk dikrim ke email ana. jazakumullah khair al katsiera


Leave a response

Your response:

Categories